Makan adalah kebutuhan pokok setiap
manusia. Makan bisnis catering sepertinya ide bisnis yang tidak ada matinya.
Berbisnis katering untuk karyawan muncul setelah kita mengamati kebiasaan para
karyawan saat makan siang: mereka yang malas beranjak dari meja kerja atau yang
sedang sibuk biasanya akan menyuruh office boy untuk
membelikan makan siang. Karyawan-karyawan tipe ini yang menjadi target pasar
kita.
Kita bisa mengembangkan hobby
memasak atau dengan memanfaatkan keahlian keluarga kita dan kerabatnya
yang pandai mengolah masakan.Target konsumen pertama kita biasanya adalah
karyawan dari kantor-kantor dan perusahaan-perusahaan di dekat rumah kita.
Apabila mereka puas dengan menu
masakan yang kita tawarkan baik dari rasa maupun kualitas catering kita pasti
akan disukai mereka, dan tidak heran nantinya dari mulut ke mulut catering kita
makin banyak yang memesan.
Paket katering yang ditawarkan
berupa nasi kotak yang terdiri nasi, menu utama seperti ikan, telur, atau ayam,
menu tambahan seperti tumis, tempe, tahu goreng dan perkedel, sayur, kerupuk,
dan buah-buahan.
Menu pada Senin di minggu pertama
akan kita sajikan lagi di hari senin minggu pertama di bulan berikutnya.
Sehingga pelanggan tidak bosan. Sementara rumah makan atau restoran biasanya
menyajikan menu yang sama setiap hari.
Kita harus memiliki petugas
pengantar khusus. Namun jika pemesanan sedang ramai, kita juga bisa
memanfaatkan jasa tukang ojek yang mangkal di sekitar lingkungan tempat tinggal
kita. Agar pesanan diterima oleh konsumen tepat waktu, kita melatih para
petugas antar untuk terlebih dahulu melakukan survei lokasi ke alamat konsumen
satu hari sebelumnya, khusus untuk konsumen baru. Sehingga mereka tidak lagi
menghabiskan waktu mencari alamat saat mengantarkan pesanan.
Kita biasanya hanya bisa menjangkau
lokasi-lokasi terdekat dengan tempat tinggal kita. Bukan apa-apa, keberadaan
lokasi memengaruhi kualitas makanan yang dibawa. Semakin jauh lokasi, maka akan
semakin berkurang rasa makanan tersebut karena dingin atau terlalu lama berada
di dalam wadah.
Untuk bisnis catering makan
siang dengan keuntungan 50-60% kita perlu memperluas jaringan serta
menambah informasi dan pengetahuan kita di bisnis katering, kita bisa menjadi
anggota milis-milis katering, perumahan serta apartemen. Milis ini sangat
bermanfaat dalam membantu memberikan saran dan ide untuk mengembangkan bisnis
kita.
kita selalu mendengar saran atau
keluhan dari pelanggan agar terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan
kami. Jika pelanggan tidak ingin makanannya diberikan MSG atau terlalu asin,
maka kita siap menyesuaikan. Karena dalam bisnis makanan ini kepuasan pelanggan
dalam menyantap makanan kita adalah nomor satu.
Bagaimana? menyenangkan bukan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar